Selasa, 24 April 2012

Elementary school - 1

part 1 - antara TK dan SD-


ini cerita tentang gue. cukup gue aja..karena ini cerita gue jaman kecil. sudut pandang orang pertamanya gue ganti jadi aku, mana ada anak umur lima tahun jaman dulu ngerti elo gue kayak sekarang. and this is the story...
----------------------


latar waktu, tahu 97an...jadul banget emang.
--
kita mulai ceritanya, ini aku. umurku lima tahun, aku punya kakak perempuan satu kelas empat SD, dan adek laki-laki satu yang beda umurnya cuma dua tahun. Sebut saja kakakku lenong, dan panggilan adekku cepot. Aku punya dua saudara yang berkepribadian aneh bahkan sejak kecil. Teh lenong anak kecil perempuan yang bandelnya setengah mati, gaya tomboynya yang kebangetan, dan susah makan tingkat akut yang bikin si mamah uring-uringan setiap saat. Dan adekku si cepot yang gayanya gak jauh beda sama casper dengan muka unyu-unyu dan kaki segede biting yang bikin miris kalau jalan. Berada ditengah keduanya bikin aku nelen ludah tiap hari...aaaaa....
Sepertinya aku yang paling mandiri dan waras disini, tapi sepertinya statement itu juga keluar dari mulut anak kecil  belum tau dunia yang sok dewasa. Bukankah ini klimaks keanehannya. Aku menggelengkan kepala.
Setiap anak kecil selalu diidentikkan dengan taman kanak-kanak, tapi sejak awal aku selalu punya obsesi berbeda tentang sekolah. Aku selalu ingin memakai baju putih merah seragam SD yang kakakku pakai tiap paginya, sepertinya itu seragam melambai-lambai ke arahku kayak lambaian pohon kelapa dipantai. jangan percaya kalimat ini, bahkan di tempatku ini sama sekali gak ada pantai.
"win, nanti kamu masuk TK ini yaa...", satu waktu mamahku menawarkan pendaftaran Tk buat ku..
"gak mau mamah..aku mau masuk SD", kataku dengan penuh percaya diri..sekali enggak tetap enggak., aku udah kepalang jatuh cinta sama seragamnya..
"di TK kan seragamnya gak putih merah mah..", jawabku seenaknya..
Mamah cuma geleng-geleng kepala melihat tingkah anaknya yang absurd ini...ini otaknya memang sudah konslet dari kecil kayaknya..
"Tapi di SD itu kamu harus udah bisa baca sama nulis, kamu belum bisa kan?"..tanyanya kemudian,
"beluma mamah..", jawabku seolah menunggu instruksi selanjutnya..
Aku jadi berfikir ini sebenernya percakapan apaan sih, kk gak jelas gini..ini cerita anak umur lima tahun!!..
"makanya itu, kamu belajar dulu di Tk, nanti kalo bisa kamu masuk SD.."..rayunya kemudian..
" gak mau mamah...Tknya jauh..aku gak mau masuk Tk.." ujarku mengelak lagi..
"bik, kamu boleh masuk SD kalo udah bisa baca sama nulis"..kata mamahku mengambil keputusan. 
Mendengar keputusan finalnya seolah ada sesuatu yang mendesak mulutku untuk berbicara secepatnya tanpa memikirkan otakku yang bekerja lebih lamban..
"Iaa mamah...AKU MAU BELAJAR"....
dan begitulah kegiatan belajarku dirumah dimulai.
---
Akhirnya aku belajar sendiri dirimah, bekerja keras belajar..sekali lagi BEKERJA KERAS belajar, dengan dua guru yang paling telaten dan paling tidak telaten yang aku temui.. kakakku, nona pemilik seragam putih merah dan mamahku, ibu yang semangat mengajarnya minta ampun.
----
gini caranya megang pensil yang bener...
kalo mau ngehapus pelan-pelan..nanti kertasnya sobek....
(padahal emang bukunya aja yang kertasnya tipis)..
sekarang latihan buat pager..isi penuh satu halaman ini...kakaku memberi perintah, aku mengikuti saja.
buat lingkaran..
buat kotak...
buat segitiga
buat  garis...

#dan sampai sekarang aku masih gak ngerti kenapa kita harus belajar membuat bentuk -bentuk seperti itu...
------
sekarang kita belajar
1234567890....
abcdefghijklmnopqrstuvwxyz
ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
Aa Bb Cc Dd Ee................
terus  seperti itu setiap harinya, dengan semangat menggebu-gebu diiringi tatapan seragam putih merah dekil yang melambai lambai...seolah bicara..come to mama...c'mon come to mama....
sampai akhirnya aku bisa mengingat semua huruf...
"ayo belajar baca!!!!!"....teh lenong selalu dengan gaya otoriternya mengguruiku yang tak tahu apa-apa..
dan dengan terbata bata aku belajar mengeja...i ni bu diiiii..i ni a niiiiii.........
(heiiii...heran kenapa nama Ani dan Budi sering banget masuk ke buku latihan membaca....)

belajar menggambar yang payah
apalagi belajar menyanyi yang lebih baik tidak kucoba....
-----
benar, semuanya kupelajari sendiri, dasar-dasar untuk menjadi anak SD,
persiapan penuh...
semangat tinggi..
hanya untuk masuk sekolah dasar yang adanya ditengah hutan...
heiii..aku bahkan tidak pernah merasa se-exciting :D

"mamah udah daftarin kamu...", setelah liburan caturwulan ini kamu masuk sekolah...kelas satu..disekolah kakakmu....
itu kabar termanis yang pernah aku denger, dan bulan Juli adalah bulan paling indah di tahun ini...
nanti mamah nganterin kamu dihari pertama sekolah..aku mengangguk senang..
---
Sepatu baru, kaos kaki putih, baju putih merah,dasi topi dan tas gendong baru...aku tersenyum lebar, 
"yes berhasil", teriakku dalam hati..
plus tambahan buku tulis yang bersampul warna kuning. (dan aku masih gak ngerti kenapa mamah mesti repot-repot nyampulin bukuku, warna kuning pula!!!)

---
Aku duduk paling depan, mamah melihatku di kaca jendela. aku tersenyum senang, itu hari pertama dan terakhir kalinya mamah nganter aku kesekolah. aku menolak diantar, aku bukan anak yang cengeng.


lagian ada kakakku ini....
yah kakakku, bodyguardku sekaligus pengatur uang jajanku......



-to be continued-
winampyon.



Quote :
ketika anda tertarik pada satu hal, maka anda akan mencurahkan seluruh perhatian anda untuk hal tersebut, maka tertariklah pada hidup anda sendiri...dan semuanya akan berjalan dengan baik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar