Kejar
Engkau yang teragung memandang kelu,
Apa?
tanyanya.
Aku terkesiap, menganga melihatnya memandang
Oh angin... engkau tahu aku riak
Tetapi dayamu yang besar akan menghancurkan
Aku mundur
Ledakanmu membuncah alas
Seandainya ini jalan
Sayangnya tak bercabang
Engkau melintas,
Aku tua meski aku muda
Tidak layak pula engkau memandang binar
Sebab aku baru akan terbang
Saat engkau telah hinggap di pucuk
Aku melesat mengarah
Bukan untuk ledakanmu
Tapi untuk mengejar aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar